Mats Hummels: Meksiko Pantas Menang

Hummels menilai Meksiko memang layak menang karena Jerman tidak bermain baik di laga perdana babak grup Piala Dunia 2018. Mats Hummels menyebut kekalahan Jerman dari Meksiko adalah hal yang bagus, namun kini menargetkan kemenangan di dua laga tersisa fase grup Piala Dunia 2018. Jerman yang diperkuat Hummels secara tak terduga menelan kekalahan tipis 1-0 ketika menghadapi negara asal Amerika Utara tersebut di laga perdana pada Minggu (17/6) malam WIB tadi, dengan Hirving Lozano mencetak gol kemenangan di menit ke-35. Harapan Der Panzer untuk menembus fase gugur belum sirna mengingat mereka masih akan menghadapi Swedia dan Korea Selatan di babak grup ini, dan Hummels yakin negaranya bisa kembali ke jalur kemenangan.

countinue reading
, , , ,

PREDIKSI Piala Dunia 2018: Siapa Lolos Dari Grup F?

Sikat Korea Selatan, Meksiko dekatkan diri ke babak 16 besar. Meksiko mungkin tampil tak segemilang di laga pembuka Piala Dunia namun aksi mereka sudah lebih dari cukup untuk menaklukkan Korea Selatan, Sabtu (23/6) malam. Carlos Vela menyumbang gol dari titik putih sementara Javier Hernandez menggandakan keunggulan yang memastikan El Tri punya rekor sempurna di Grup F. Akan tetapi berdasar pada hasil lainnya, perwakilan dari CONCACAF ini masih harus menunggu sebelum memastikan diri melaju ke babak gugur. Beberapa jam setelah pertandingan itu, Jerman dan Swedia bertanding di Sochi. Andai tim asal Skandinavia tersebut berhasil meraih tiga angka, maka mereka dan El Tri dipastikan berada di 16 besar. Hasil imbang antara Jerman dan Swedia juga akan memastikan Meksiko lolos. Namun, kemenangan dramatis Jerman memaksa El Tri harus menunggu hingga putaran terakhir babak grup.

countinue reading
, , , ,

Champ Moment: Sinyal Siaga Kolombia

Kolombia menghidupkan peluang Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Polandia 3-0. Kolombia bangkit merebut kemenangan 3-0 atas Polandia pada lanjutan Grup H Piala Dunia 2018, Minggu (24/6) malam. Sebelumnya, Los Cafeteros dikalahkan Jepang 2-1 pada laga pembuka. Perjalanan di Rusia 2018 bakal berakhir jika Kolombia tidak mampu mengalahkan Polandia, apalagi kalau kalah akan langsung tersingkir. Namun, pada pertandingan menentukan seperti ini, Kolombia mampu menjawab ekspektasi. Kolombia sempat dikejutkan inisiatif serangan yang diambil Polandia saat pertandingan dimulai. Serangan itu mulai mereda memasuki menit ke-20. Pelatih Jose Pekerman memasang dua gelandang kreatif sekaligus pada pertandingan ini, yaitu Juan Quintero dan James Rodriguez. Kedua pemain inilah yang membuat Kolombia mulai memegang kendali permainan.

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b320455c1cd8″,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) Umpan apik Rodriguez disambut sundulan Yerry Mina untuk membuka kedudukan lima menit sebelum jeda. Di babak kedua, Kolombia menambah dua gol. Radamel Falcao mencetak gol pertamanya di Piala Dunia pada menit ke-70 dan disambung Juan Cuadrado lima menit berselang. Gol terakhir lagi-lagi berkat kejelian Rodriguez melepas umpan. Kemenangan Kolombia membuat Polandia tersingkir. “Harapan kami untuk lolos sudah sirna, tapi kami menghadapi tim yang tampil lebih baik hari ini dan itu yang membuat perbedaan,” puji kiper Wojciech Szczesny memberi pujian kepada Kolombia. Namun, Kolombia belum lolos. Mereka dituntut mesti meraih kemenangan atas Senegal untuk memastikan tempat di babak 16 besar. Satu poin saja tidak cukup karena itu berarti menggantungkan nasib kepada hasil pertandingan Jepang versus Polandia. “Masih ada satu pertandingan lagi, kami harus tetap tenang,” ujar Quintero. “Kemenangan ini sangat penting buat kami, tapi kami harus terus tampil seperti ini dan berjuang hingga akhir.” Setidaknya penampilan memikat Kolombia mengingatkan fans akan performa yang mereka tunjukkan empat tahun lalu. Ketika itu, Los Cafeteros mampu mencapai babak delapan besar dan Rodriguez menjadi topskor turnamen. Jika terus mempertahankan konsistensi penampilan seperti melawan Polandia, Kolombia mengirim sinyal bahwa mereka sudah siap bersaing di ajang ini.

countinue reading
, , , ,

Rusia Siapkan Alan Dzagoev Untuk Babak 16 Besar Piala Dunia 2018

Dzagoev sebelum ini mengalami cedera hamstring di partai pembuka dan melewatkan sisa fase grup, namun ia diprediksi fit untuk memainkan babak 16 besar Rusia sekali lagi tidak akan diperkuat Alan Dzagoev untuk laga terakhir Grup A melawan Uruguay pada Senin (25/6) malam WIB ini di Samara, namun dia diharapkan bisa tampil di babak 16 besar. Dzagoev, yang menjadi andalan negaranya di lini tengah, mengalami cedera hamstring saat Rusia menang telak 5-0 atas Arab Saudi di matchday pembuka pada 14 Juni kemarin. Pasukan Stanislav Cherchesov seperti tidak kehilangan kekuatannya sekalipun tanpa Dzagoev, itu karena pemain lain bisa menggantikan tempatnya dan mewujudkan kemenangan 3-1 melawan Mesir pada matchday kedua.

countinue reading
, , , ,

PSSI Beri Kontrak Julio Banuelos Hanya Sampai Asian Games 2018

Julio menggantikan posisi Eduardo Perez sebagai pelatih kiper timnas Indonesia U-23. PSSI hanya memberikan kontrak singkat kepada pelatih kiper baru timnas Indonesia U-23 Julio Banuelos. Pria berpaspor Spanyol ini hanya diberi masa bakti sampai Asian Games 2018. Artinya, Julio hanya bekerja dengan skuat Merah Putih kurang lebih tiga bulan saja. Mengingat, ia kemungkinan besar mulai melatih saat pemusatan latihan timnas Indonesia U-23 digelar di Bali pada akhir Juli mendatang. Kontrak yang didapatkan Julio sama seperti seluruh tim pelatih timnas Indonesia U-23 yang ada. Namun, tak menutup kemungkinan PSSI akan memperpanjang durasi pekerjaan mereka sampai Piala AFF yang digelar akhir tahun ini.

countinue reading
, , , ,

Odion Ighalo: Laga Kontra Argentina Adalah Perang

Ighalo merasa Nigeria bisa lolos dari fase grup Piala Dunia 2018. Odion Ighalo menyatakan pertandingan ketiga Grup D Piala Dunia 2018 antara Nigeria dan Argentina akan seperti sebuah perang mengingat kedua tim bersaing untuk bisa lolos ke babak 16 besar. Di Grup D masih ada tiga tim yang berpeluang lolos untuk menemani Kroasia, yakni Nigeria, Islandia, dan Argentina. Kroasia memuncaki klasemen sementara dengan torehan enam poin dan mereka sudah memastikan raihan tiket di pertandingan kedua. Nigria berada di posisi kedua dengan tiga poin, diikuti Islandia dan Argentina dengan masing-masing baru mendapat satu angka.

countinue reading
, , , ,
Kylian Mbappe seharusnya tidak bergabung Manchester United dan Jose Mourinho adalah alasan, Mengapa?

Kylian Mbappe seharusnya tidak bergabung Manchester United dan Jose Mourinho adalah alasan, Mengapa?

Seperti Manchester United menemukan begitu sulit untuk bahkan membuat kesempatan baik dalam imbang akhirnya 1-1 dengan Everton pada hari Selasa, ada keputusan yang bahkan lebih sulit untuk benar-benar mengerti. Jose Mourinho terus dua pemain umumnya fungsional dalam Jesse Lingard dan Marouane Fellaini di lapangan, dan terus satu talenta yang tulus dalam Anthony Martial di bangku cadangan.

Bintang muda Prancis tidak pernah naik, dan mantan muda mitra sepakannya Marcus Rashford tidak pernah mendapat gol, satu dia sekarang menunggu sejak September. Inggris akhirnya mendapatkan equalizer mereka, meskipun dari penalti yang berasal dari Hail Mary upaya dari Luke Shaw, yang dirinya mewakili Salam Maria substitusi diberikan segala sesuatu yang telah terjadi minggu ini.

Ini imbang frustasi terbaru menimbulkan sejumlah pertanyaan tentang bagaimana Mourinho telah benar-benar berhasil musim pertamanya di Old Trafford, dari hasil ke tanpa belas dari komentarnya tentang Shaw.

taruhan judi bola online

Dua dari pertanyaan terbesar dan terdalam, bagaimanapun, benar-benar datang dari situasi Bela Diri dan Rashford mengingat bagaimana mereka menyentuh pada dua prinsip seharusnya inti United dan semua perdebatan sebelumnya tentang bagaimana Portugis akan mendekati pekerjaan: bagaimana mereka menyerang; dan bagaimana penyerang muda dipelihara.

Pendekatan Mourinho saat ini tentu tidak tampaknya mengoptimalkan apa Martial dan Rashford bisa lakukan, terutama mengingat bagaimana mereka bermain musim lalu. Bisa jadi mungkin bahwa hanyalah turun ke inkonsistensi bahwa pemain di bawah usia 23 secara alami dan umumnya akan menampilkan, kecuali bahwa manajer United tidak pernah benar-benar ditoleransi semacam inkonsistensi untuk tim, dan yang cenderung makan di ke Bahkan ia tidak pernah menunjukkan banyak track record untuk mengembangkan penyerang muda.

Hal ini sebenarnya ironis bahwa prestasi launchpad monumentalnya memenangkan 2003-04 Liga Champions dengan FC Porto melihat 19 tahun Carlos Alberto menjadi pemain termuda kedua untuk mencetak gol di kompetisi final setelah Patrick Kluivert, karena pasti tidak mengatur kecenderungan untuk karir Mourinho. Itu umumnya seberapa jauh kembali Anda harus pergi untuk pemain yang profil Anda bisa mengatakan benar berkembang di bawah dia.

Hal ini juga menimbulkan pertanyaan besar bagi pemain seperti Kylian Mbappe (sejarah karirnya bisa anda baca disini) . Serikat yang dikenal sebagai salah satu dari banyak klub sangat tertarik pada wahyu Perancis 18 tahun, tidak yang jauh kejutan. Mengingat betapa dewasa sebelum waktunya penyerang Monaco, dan jenis pemain dia bisa jika ia mendapat hak pengelolaan pada tahap penting perkembangan nya, akan dia benar-benar lebih baik dilayani dengan bergabung dengan manajer yang tidak benar-benar memiliki sejarah memelihara depan muda?

Mourinho terkenal tersinggung dengan mata pelajaran seperti ini di pengantar konferensi pers Inggris-nya, menghasilkan daftar produk pemuda, dan harus menambahkan bahwa ia telah sangat baik dalam membawa melalui pembela muda seperti Raphael Varane. Sebelum masuk ke keluhan, meskipun, melihat fakta-fakta. Ini adalah ke depan relatif menonjol di bawah usia 23 ia telah memiliki sejak Carlos Alberto di Porto:

countinue reading
, , , , , ,