Cedera Hamstring, Alan Dzagoev Absen Di Sisa Fase Grup

Gelandang Rusia itu mengalami permasalahan di hamstring kaki kirinya dalam kemenangan atas Arab Saudi di laga perdana Piala Dunia 2018. Alan Dzagoev mengonfirmasi tidak bisa membantu Rusia di sisa fase grup Piala Dunia 2018 setelah mengalami cedera hamstring. Pemain milik CSKA Moskwa itu mendapati permasalahan tersebut saat Rusia membuka turnamen empat tahunan ini melawan Arab Saudi, dengan posisinya digantikan oleh Denis Cheryshev yang keluar sebagai Man of the Match setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 5-0. Dzagoev berharap negaranya bisa lolos ke fase gugur sehingga ia punya kesempatan lainnya untuk meramaikan Piala Dunia.

countinue reading
, , , ,

Gareth Southgate Harap Dele Alli Bisa Turun Lawan Belgia

Alli sebelum ini mengalami cedera paha yang membuatnya melewatkan kemenangan Inggris atas Panama di matchday kedua babak grup Piala Dunia 2018. Manajer Inggris Gareth Southgate berharap gelandang Dele Alli bisa pulih untuk turun melawan Belgia di matchday terakhir babak grup Piala Dunia 2018, Jumat (29/6) dini hari WIB mendatang. Inggris memastikan diri lolos ke fase gugur menyusul kemenangan 2-1 atas Tunisia dan 6-1 kontra Panama di dua laga perdana, dengan mereka kini harus mengalihkan fokus untuk menghadapi partai terakhir babak grup melawan Belgia, yang juga sudah memastikan kelolosannya. Adapun kekhawatiran sempat melanda Alli menyusul cedera paha yang ia alami dalam kemenangan atas Tunisia di laga perdana, yang kemudian membuatnya melewatkan duel kontra Panama.

countinue reading
, , , ,

Sergio Busquets: Andres Iniesta Jadi Lebih Ambisius Di Piala Dunia Terakhirnya

Turnamen empat tahunan di Rusia ini berpotensi menjadi partisipasi terakhir Iniesta mengingat usianya sudah tidak lagi muda. Andres Iniesta punya motivasi ekstra untuk mengerahkan yang terbaik di Piala Dunia terakhirnya, demikian ditekankan Sergio Busquets yang tak lain merupakan rekan setimnya. Iniesta merupakan pahlawan Spanyol berkat gol semata wayangnya yang mewujudkan gelar dunia pada 2010 lalu, namun ia bersama La Roja gagal mengulang prestasi serupa di Afrika Selatan empat tahun berselang karena tersingkir dari fase grup. Meski begitu, Iniesta, yang masih menjadi andalan Spanyol di Rusia 2018, ditegaskan akan mengerahkan segalanya demi mengantar negaranya meraih gelar dunia keduanya.

countinue reading
, , , ,

Harry Kane: Saya Lebih Tajam Sebagai Kapten

Kane kini ingin menunjukkan ketajamannya itu di Piala Dunia 2018. Harry Kane mengklaim diri bisa mencetak lebih banyak gol di tempat latihan ketika diberi kepercayaan memimpin rekan setimnya, dan kini menatap antusias laga perdana Inggris melawan Tunisia di fase grup. Seperti diketahui, pasukan Gareth Southgate itu akan dipertemukan tim dari Afrika tersebut di Volgograd Arena pada Selasa (19/6) dini hari WIB nanti, dengan Kane sebelumnya sudah ditunjuk sebagai kapten tim. Dalam keterangannya kepada wartawan, pemain milik Tottenham Hotspur itu mengatakan: “Saya menikmati ini tentunya. Tidak ada banyak yang berubah. Saya masih pribadi yang sama, rekan tim yang sama.

countinue reading
, , , ,

Alonso Ungkap Rencana Mourinho ‘Matikan’ Messi

PREDIKSIBOLABET77.COM – Mantan pemain Real Madrid, Xabi Alonso mengungkap sebuah rencana untuk bisa ‘mematikan’ bintang Barcelona, Lionel Messi. Rencana tersebut ia susun dengan eks pelatihnya di Madrid, Jose Mourinho. Alonso dan Mourinho, saat masih membela Madrid, mengaku kerap dibuat kesulitan oleh Messi kala berduel melawan Barcelona. Karena itu, mereka pun sering berdiskusi untuk mendapatkan cara ampuh membuat Messi tidak berkutik. Menurut Alonso, penyusunan rencana ini juga melibatkan Sergio Ramos. “Messi menimbulkan banyak kesulitan pada saya, saya, Mourinho dan Ramos banyak berdiskusi tentangnya. Kami mulai untuk mengendalikan Messi dengan saya yang akan menjaganya,” buka Alonso. “Kami mengorbankan posisi saya untuk menjaga Messi. Tapi, begitu kami bisa mengendalikan Messi, pertandingan tetap sama saja,” sambungnya. Alonso mengakui bahwa dirinya memang kerap kesulitan melawan Barca saat itu. Menurutnya, Barca di era tersebut sedang berada dalam era keemasan. Madrid pun kerap kalah saat berjumpa dengan seteru abadinya. Salah satu kekalahan yang akan terus dikenang yakni saat kalah telak dengan skor 5-0 pada tahun 2010 silam. “Kekalahan itu mengubah banyak hal. Saat itu kami belum siap untuk bersaing. Kami baru siap satu tahun berikutnya. Barc dominan, tapi pada akhir tahun 2011 kami tahu bahwa kami bisa menyerang siapa pun dengan empat gerakan,” tutup Alonso.

countinue reading
, , , ,

Guardiola Kembali Tegaskan Cepat atau Lambat City akan Kalah

PREDIKSIBOLABET77.COM – Manchester City belum menelan kekalahan di Liga Inggris. Manajer The Citizens, Josep Guardiola, bilang bahwa tumbangnya City tinggal menunggu waktu. City baru saja mencatatkan rentetan kemenangan terpanjang di Liga Inggris. Mereka melaju 15 pertandingan tanpa menelan kekalahan. Dengan laju bagus itu, City mampu memuncaki klasemen dengan raihan 49 poin. Itu merupakan buah dari 16 kali menang dan sekali hasil imbang. Sampai saat ini, Arsenal menjadi tim yang mencatatkan diri menjadi juara tanpa menelan kekalahan. Soal rekor itu, Guardiola memilih untuk merendah. “Itu takkan terjadi. Itu menjadi milik Arsene Wenger dan tim Arsenal luar biasa di tahun 2004. Kami akan menelan kekalahan,” kata Guardiola. “Hari ini benar-benar berbeda dengan intensitas dan banyaknya pertandingan. Sekarang, (laju kami) merupakan pengecualian. Yang sudah kami capai itu tak wajar.” “Kami sangat senang kami akan berjuang untuk menjaganya selama mungkin. Tapi, orang-orang, tim mengalami kekalahan dan itu akan terjadi,” dia menambahkan. City akan menghadapi pertandingan sulit di lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini. Mereka akan menjamu Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, Minggu (17/12/2017) dinihari WIB.

countinue reading
, , , ,

Spalletti Mau Ramos, Iniesta, dan Sanchez

PREDIKSIBOLABET77.COM – Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, ditanya terkait pemain yang diharapkan pada bursa transfer Januari. Dia menjawab: Sergio Ramos, Andres Iniesta, dan Alexis Sanchez. Inter belum terkalahkan sejak diambil alih Spalletti awal musim ini dan duduk di puncak klasemen Serie A. Namun, mereka masih diharapkan untuk bisa menambah kekuatan tim agar bisa konsisten sampai akhir musim. Hal tersebut tentu amat penting untuk Nerazzurri. Sebab, Inter cuma bisa menang lewat adu penalti melawan klub Serie C, Pordenone, di babak 16 besar Coppa Italia dengan pemain pelapis. “Saya pikir kami harus berhati-hati di bursa transfer. Saya pikir sampai klub dan Presiden mengungkapkan niat sebenar-benarnya di jendela transfer ini, kita semua harus diam,” kata Spalletti. “Menciptakan ekspektasi yang Anda ciptakan (di media) sebelum dimulainya musim ini, dan kurangnya kepercayaan karena nama-nama yang masuk tidak baik bagi para fans, pemain atau Inter. Di atas itu semua, ini tentang hasil,” sambungnya. “Jika Anda bertanya kepada saya siapa yang saya inginkan maka saya akan memberitahu Anda. Berikut adalah tiga nama yang saya inginkan: Ramos, Iniesta dan Sanchez. Ayo kerjakan semuanya, oke? Jika tidak, mulailah lagi lewat telpon,” kata Spalletti . Apa yang dikatakan Spalletti itu pada dasarnya cuma sebuah gurauan. Dia malah menyanjung para pemain yang sudah ada saat ini karena berjuang membawa tim ke puncak klasemen. “Kami harus memberikan rasa hormat yang pantas bagi mereka yang telah membawa tim ke puncak sejauh ini,” Spalletti menegaskan.

countinue reading
, , , ,
Kylian Mbappe seharusnya tidak bergabung Manchester United dan Jose Mourinho adalah alasan, Mengapa?

Kylian Mbappe seharusnya tidak bergabung Manchester United dan Jose Mourinho adalah alasan, Mengapa?

Seperti Manchester United menemukan begitu sulit untuk bahkan membuat kesempatan baik dalam imbang akhirnya 1-1 dengan Everton pada hari Selasa, ada keputusan yang bahkan lebih sulit untuk benar-benar mengerti. Jose Mourinho terus dua pemain umumnya fungsional dalam Jesse Lingard dan Marouane Fellaini di lapangan, dan terus satu talenta yang tulus dalam Anthony Martial di bangku cadangan.

Bintang muda Prancis tidak pernah naik, dan mantan muda mitra sepakannya Marcus Rashford tidak pernah mendapat gol, satu dia sekarang menunggu sejak September. Inggris akhirnya mendapatkan equalizer mereka, meskipun dari penalti yang berasal dari Hail Mary upaya dari Luke Shaw, yang dirinya mewakili Salam Maria substitusi diberikan segala sesuatu yang telah terjadi minggu ini.

Ini imbang frustasi terbaru menimbulkan sejumlah pertanyaan tentang bagaimana Mourinho telah benar-benar berhasil musim pertamanya di Old Trafford, dari hasil ke tanpa belas dari komentarnya tentang Shaw.

taruhan judi bola online

Dua dari pertanyaan terbesar dan terdalam, bagaimanapun, benar-benar datang dari situasi Bela Diri dan Rashford mengingat bagaimana mereka menyentuh pada dua prinsip seharusnya inti United dan semua perdebatan sebelumnya tentang bagaimana Portugis akan mendekati pekerjaan: bagaimana mereka menyerang; dan bagaimana penyerang muda dipelihara.

Pendekatan Mourinho saat ini tentu tidak tampaknya mengoptimalkan apa Martial dan Rashford bisa lakukan, terutama mengingat bagaimana mereka bermain musim lalu. Bisa jadi mungkin bahwa hanyalah turun ke inkonsistensi bahwa pemain di bawah usia 23 secara alami dan umumnya akan menampilkan, kecuali bahwa manajer United tidak pernah benar-benar ditoleransi semacam inkonsistensi untuk tim, dan yang cenderung makan di ke Bahkan ia tidak pernah menunjukkan banyak track record untuk mengembangkan penyerang muda.

Hal ini sebenarnya ironis bahwa prestasi launchpad monumentalnya memenangkan 2003-04 Liga Champions dengan FC Porto melihat 19 tahun Carlos Alberto menjadi pemain termuda kedua untuk mencetak gol di kompetisi final setelah Patrick Kluivert, karena pasti tidak mengatur kecenderungan untuk karir Mourinho. Itu umumnya seberapa jauh kembali Anda harus pergi untuk pemain yang profil Anda bisa mengatakan benar berkembang di bawah dia.

Hal ini juga menimbulkan pertanyaan besar bagi pemain seperti Kylian Mbappe (sejarah karirnya bisa anda baca disini) . Serikat yang dikenal sebagai salah satu dari banyak klub sangat tertarik pada wahyu Perancis 18 tahun, tidak yang jauh kejutan. Mengingat betapa dewasa sebelum waktunya penyerang Monaco, dan jenis pemain dia bisa jika ia mendapat hak pengelolaan pada tahap penting perkembangan nya, akan dia benar-benar lebih baik dilayani dengan bergabung dengan manajer yang tidak benar-benar memiliki sejarah memelihara depan muda?

Mourinho terkenal tersinggung dengan mata pelajaran seperti ini di pengantar konferensi pers Inggris-nya, menghasilkan daftar produk pemuda, dan harus menambahkan bahwa ia telah sangat baik dalam membawa melalui pembela muda seperti Raphael Varane. Sebelum masuk ke keluhan, meskipun, melihat fakta-fakta. Ini adalah ke depan relatif menonjol di bawah usia 23 ia telah memiliki sejak Carlos Alberto di Porto:

countinue reading
, , , , , ,